Antrean BBM Mulai Menyusut
Jambi - Antrean calon pembeli BBM di Kota Jambi, yang selama beberapa hari belakangan ini cukup panjang terjadi, pelan-pelan mulai menyusut karena satu SPBU telah mendapat kembali izin operasionalnya.
Pantauan harian ini, di sejumlah SPBU di kawasan Telanaipura, Simpang Rimbo, Nusa Indah, telah beroperasi kembali setelah didatangkan tambahan pasokan dari pertamina, beberapa hari lalu.
"Saya tidak perlu mengantre terlalu lama lagi seperti kemarin-kemarin. Cukup satu jam saja, saya telah bisa mengisi tangki mobil saya," kata Riko, salah satu mahasiswa Jambi.
Sekalipun demikian, dari Sejumlah SPBU, antrean cukup panjang masih terjadi. Secara umum, antrean itu mencapai panjang sekitar 20 meter dari pintu masuk SPBU masing-masing. Beberapa hari sebelumnya, antrean kendaraan berbagai jenis dan tipe itu mencapai sekitar 50 meter.
Menurut seorang petugas di SPBU, antrean itu terjadi karena mobil tangki milik PT Pertamina yang rutin mengisi bensin dan solar cukup terhambat kehadirannya. "Biasanya mereka datang setiap hari," kata salah satu petugas SPBU.
Antrean kendaraan berbagai jenis dan tipe memang terjadi di berbagai SPBU di Kota Jambi, tetapi penjual bensin dan solar eceran pinggir jalan bisa tetap mendapatkan barang dagangannya.
Akibat ulah penjual eceran pinggir jalan itu, harga eceran bensin dan solar mencapai, yaitu Rp10.000 per liter bensin.
Banyak anggota masyarakat Kota Jambi dan sekitarnya yang menyatakan keheranannya atas kenyataan ini. "Katanya BBM. Tetapi kenyataannya pengecer itu masih bisa mendapat dagangannya. Dari mana mereka dapat?" kata salah satu warga.***
Selasa, 15 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar