Pihak Puskemas hingga sekarang sudah menangani pasien dengan rutin memberikan pelayanan dan pemantauan serta meberikan obat dan susu permula dan hasil pengecekan terakhir kesehatan safri mengalami perubahan yang tadinya berat badan 7,2 kg sekarang 8 Kg jadi setiap hari kita pantau kondisi Safri , kasus gizi buruk terhadap safri sudah diketahui dinas kabupaten dan provinsi .
Masih kata Dokter Yanto kendala yang kita hadapi penanganan safri lebih serius kondisi pisiknya tidak bisa melihat dan pekerjaannya hanya mampu meminta-minta balas kasihan orang (pengemis) sedangkan ibunya menunggu Safri yang sedang sakit kemudian keluarga Safri sering berpindah-pindah tempat. Jadi untuk dirujuk ke rumah sakit yang peralatannya lebih lengkap terkendala tidak ada yang mengurus.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun melalui Kabag Tata Usaha H. Adnan mengatakan segera memerintahkan anak buahnya bagian gizi untuk mengecek ke lapangan .
Saat harian ini menemui pasangan Isa dan Ros, membenarkan bahwa anak ke empat mereka menderita gizi buruk namun menurut keterangan tetangga pasien Safri sudah ada perhatian dari pihak Puskemas dengan di berikan susu dan obat dan juga mendapat perhatian dari desa bantuan langsung tunai, beras raskin, P2KP dan masyarakat sekitarnya di samping itu ketiga anaknya yang lain juga mebutuhkan perhatian seperti sekolah dan kesehatan yang keadaan sekarang anak-anak mereka putus sekolah , namun Ros sekarang sudah mengikuti keluarga berencana.****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar